Masa Ini, Masa Nanti, dan Masa Indah Lainnya
Tuhan, lindungilah senyumnya, berikan Ia kekuatan, dan memahami dirinya.
Tak henti-hentinya aku berdoa supaya untuk kali ini benar-benar diberikan jalan. Ini semua benar-benar kelabu sekali. Izinkan hamba untuk benar-benar mampu membawa anggota tim hamba kali ini, Tuhan. Mereka juga membutuhkan penghidupan.
Tuhan, Izinkanlah hamba menyerahkan semuanya pada-Mu, hidup hamba, mati hamba, ibadah hamba, sholat hamba, serta cinta hamba.
Izinkanlah hamba berjodoh dengan seorang mualaf Tuhan, tapi dia benar-benar memiliki keinginan luar biasa mempelajari keindahan Islam.
Manusia itu bertumbuh, tidak hanya tingginya, tapi juga pemikirannya. Mareka luar biasa karena memiliki kemampuan adaptasi. Inilah mungkin yang disebut manusia makhluk lebih sempurna daripada Iblis dan malaikat. Tidak ada manusia yang selalu sama, kecuali mereka mempelajari tiap-tiap hal yang dijumpai, kemudian menjadikan itu sebagai bagian dirinya.
Mereka yang mampu melewati hal-hal pahit, cenderung akan menjadi lebih bijaksana. Mereka diberikan akal dan pikiran yang bagi orang-orang cerdas, ini menjadi salah satu jalan baginya memahami tentang kekurangan dan kelebihannya. Lalu, kemampuan adaptasinya akan memberikannya kekuatan untuk bertahan.
Lalu, bagaimana kamu tidak lagi bersyukur sudah diciptakan dalam keadaan sebaik-baiknya ciptaan?
Refleksi
Seumur hidup itu lama. Carilah laki-laki yang omongannya bisa dipegang, yang bersamanya kamu dimuliakan, yang dengannya kamu menjadi satu-satunya, yang dengannya kamu bisa melakukan apa saja, termasuk mimpi-mimpimu yang sangat didukung olehnya, yang tidak insecure dengan pencapaian yang kamu punya, yang dengannya pula kamu merasa aman, bukan sebagai pelarian atau pilihan, dan kamu benar-benar diusahakan olehnya.
Berdoalah, suatu hari nanti doa itu akan sampai.